Gejala Gula Darah Tinggi

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui gejala-gejala gula darah yang tinggi, hal ini disebabkan agar kita terhindar dari kerusakan yang meluas. Penyakit hiperglikemia atau gula darah tinggi ditandai dengan banyaknya gula darah di dalam tubuh, hal ini terjadi sebagai akibat dari ketidakmampuan tubuh untuk membuat insulin atau merespon dengan benar. Insulin sangat penting untuk mengangkut glukosa ke sel-sel untuk membentuk energi. Pada penderita diabetes, sel tidak mampu menerima insulin yang diperlukan karena tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin yang cukup. Hal ini menyebabkan deposisi berlebihan glukosa atau gula darah dalam tubuh dan hasil pada hilangnya energi berikutnya.

Komplikasi yang ditimbulkan akibat peningkatan tingkat gula darah sangat banyak dan berbagai macam tingkatannya. Sangat mudah awalnya untuk tidak mengenali sejumlah gejala-gejala gula darah tinggi, fakta yang dapat berbahaya karena mencegah diagnosis dan merupakan salah satu masalah utama dengan kondisi ini. Gejala yang sering terlihat samar-samar atau tidak tampak dan mungkin memakan waktu lama untuk sepenuhnya baru akan muncul dan terlihat. Ini sangat penting untuk mendapatkan tingkat gula darah yang diperiksa secara teratur dan menjaga pada gejala-gejala berikut, yaitu :

1. Mulut kering

Mulut menjadi sangat kering karena kurangnya air liur, hal ini menyebabkan ketidaknyamanan. Meskipun kekeringan juga dapat disebabkan oleh hal-hal lain seperti kegelisahan, ketakutan, atau kurangnya asupan cairan, namun kondisi tertentu ini ditandai oleh periode kekeringan dalam jangka waktu panjang yang tidak dapat disembuhkan dengan asupan air atau cairan lainnya.

2. Cepat dan mudah lelah

Karena ketidakmampuan tubuh untuk memasok glukosa dalam jumlah yang cukup untuk sel-sel yang akan terjadi perampasan bahan bakar yang diperlukan untuk fungsi sel yang tepat. Hal ini menyebabkan kelelahan berkepanjangan dan fungsi sel-sel menjadi tidak efektif.

3. Sering buang air kecil

Simpanan glukosa yang tidak terpakai yang ada di dalam tubuh juga akan ditransfer ke ginjal. Meskipun ginjal dapat menyerap glukosa, jumlah glukosa yang berlebihan dapat diserap dan akan menjadi urin. Jadi, penghapusan glukosa berarti sering buang air kecil.

4. Rasa Haus yang Meningkat

Jika terus-menerus buang air kecil tanpa adanya asupan yang tepat dan dalam jumlah yang sama maka dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat menyebabkan perasaan haus secara konstan atau berkepanjangan. Peningkatan glukosa di dalam air liur juga dapat meningkatkan rasa haus.

5. Penurunan Berat Badan Secara Mendadak

Efek langsung dari kadar gula yang meningkat adalah terjadinya penurunan berat badan. Ketidakmampuan tubuh untuk mengubah glukosa menjadi hasil energi yang terbuang. Karena glukosa merupakan sumber yang sangat penting dari kalori. Proses ini dimulai ketika tubuh mulai membakar lemak tubuh untuk energi, setelah itu akan menyerang otot-otot yang membuat individu lemah dan sakit.


=====================================

>>> Kapsul Sambiloto Mengobati Kencing Manis / Diabetes, Menormalkan Kadar Gula Darah, Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Mengatasi Bronchitis & Radang Amandel, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gula Darah and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>